Laman

Kamis, 23 Mei 2013

Rindu Masakan Manado, Koko "ST12" Meluncur ke Kasablanka


BERASAL dari Manado, Sulawesi Utara, Koko “ST12” tetap tidak bisa lepas dari ikan bakar sebagai menu favoritnya. Koko bahkan punya cara sendiri menikmati ikan bakar.

“Makanan favorit yang enggak pernah berubah itu ikan, terutama ikan laut, tongkol,” kata Koko saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.
 Di daerahnya asalnya, ikan tongkol lebih dikenal dengan nama ikan cakalang.

Biasanya, gitaris ini lebih senang ikan dibakar dibanding diolah dengan cara lain. Apalagi jika ikan yang digunakan merupakan hasil pancingannya sendiri, lebih segar.

“Aku juga suka ikan dipindang dan woku, cuma lebih enak itu dibakar, lebih terasa alami, apalagi habis dipancing langsung dibakar, fresh-nya lebih berasa,” lanjut pria bernama asli Indra Iriyawansyah Amac ini.

Karena keturunan Manado, selera makannya pun tidak jauh berbeda dengan masyarakat Manado pada umumnya yang menyukai makanan pedas. Koko selalu menyediakan ikan bakar dengan sambal abu-dabu, yaitu sambal dari potongan cabai rawit, bawang merah, dan tomat segar yang diberi kecap manis, garam, dan terkadang sedikit minyak panas. Rasanya sangat segar dan menggugah selera!

“Kayaknya enggak seru kalau enggak pedas. Kalau dikombinasikan yang terakhirnya dengan es pisang hijau, enak, lho!,” terangnya.

Di Jakarta, Koko tidak sulit menemukan makanan yang bisa mengobati rasa kangennya terhadap kampung halaman. Pasalnya, sederet makanan Makassar, yang rasanya tidak jauh berbeda dengan makanan Manado, biasa dijumpainya di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan.

Meskipun menu konro karebosi tersedia di kawasan tersebut, ikan bakar, khususnya ikan kerapu tetap menjadi pilihan utama Koko. Jika merasa terlalu sering menyantap ikan, biasanya Koko akan mengombinasikan dengan menu lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar